PATI GAWAT DARURAT BANJIR, PMI PATI BAGIKAN RIBUAN PAKET BANTUAN

Table of Contents
Ketua PMI saat Menyerahkan Paket bantuan kepada warga
yang terdampak banjir di Wilayah Kecamatan Juwana,
 Kamis (9/3). Foto Istimewa

Moeria, Pati –  Banjir yang tidak kunjung surut di beberapa wilayah di kabupaten Pati membuat prihatin berbagai pihak. Sampai berita ini di turunkan, data dari BPBD Kabupaten Pati masih mencatat sebanyak 48 desa di 9 kecamatan masih tergenang sehingga Pemkab Pati menetapkan status darurat banjir di kabupaten Pati.

Menindaklanjuti hal tersebut Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati, Haryanto,SH.,MM.,MSi mengambil langkah cepat dengan segera mendistribusikan ribuan paket bantuan untuk korban banjir dan warga yang terdampak banjir di Pati. 

Bantuan yang di distribusikan berupa mie instan sebanyak 1950 kardus tersebut dibagikan kepada warga di 7 kecamatan yang terdampak banjir. Tujuh kecamatan tersebut adalah, Dukuhseti, Juwana, Jakenan, Pati, Gabus, Kayen dan Sukolilo. 

Ketua PMI Kabupaten Pati Haryanto mengungkapkan, bahwa ribuan bantuan berupa mie instan ini mulai didistribusikan Rabu (8/3) kemarin di wilayah Kecamatan Tayu & Dukuhseti. 

Untuk hari kedua ini, pendistribusian bantuan difokuskan di wilayah Kecamatan Juwana. Sebanyak 470 kardus mie instan dibagikan PMI Pati untuk 9 Desa terdampak banjir. Yakni Desa Doropayung, Bumirejo, Kedungpancing, Jepuro, Tluwah, Kudukeras, Mintomulyo, Margomulyo serta Gadingrejo.

“Jadi saya mulai kemarin dengan hari ini akan mendistribusikan sarimi sejumlah 1950 dus, yang kita bagi di seluruh kabupaten untuk 7 kecamatan, bagi desa-desa yang terdampak banjir. Ungkap Haryanto saat membagikan bantuan di wilayah Kecamatan Juwana, Kamis (09/3) siang.

Haryanto menambahkan, bahwa pembagian bantuan ini nantinya akan disesuaikan dengan rumah tangga yang terkena dampak musibah banjir. Pihaknya berharap agar bantuan ini dapat meringankan beban warga masyarakat yang terkena dampak banjir.

“Sehingga paling tidak kita bisa membantu pemerintah dalam meringankan beban beliau yang terkena dampak banjir” pungkasnya.

Di Desa Tluwah dan Desa Jepuro Kecamatan Juwana, kedalaman banjir bervariasi dari 10 hingga 40 cm. Kendaraan PMI Pati yang membawa bantuan, harus menerobos genangan banjir tersebut.

Kepala Desa Tluwah Agus Haryanto mengucapkan terima kasih kepada PMI Kabupaten Pati atas bantuan yang telah diberikan ini. Menurutnya, saat ini bahan makanan sangat dibutuhkan bagi warganya yang sudah beberapa bulan terkena dampak banjir.

“Kami ucapkan terima kasih, mudah-mudahan ini bisa membantu warga kami yang terkena dampak banjir. Karena disini banjirnya masih tergolong tinggi. Jadi bahan makanan ini sangat membantu” ungkapnya. (IA/Moeria)

Post a Comment