Tak Bisa Melaut, Nelayan Jepara Dapat Bantuan Beras dari Pemkab

Table of Contents
Ombak tinggi dan Tingginya curah hujan
membuat nelayan di pesisir utara tidak bisa melaut ( Photo/Istimewa)

Moeria - Curah hujan tinggi dan ombak besar yang melanda hampir di seluruh Wilayah Pulau Jawa membuat Nelayan tidak bisa melaut. Tak terkecuali nelayan yang ada di Pesisir utara Jepara sudah beberapa minggu ini tidak bisa melautkarena ombak tinggi.

Menindaklanjuti keresahan yang dialami warga nelayan di Wilayah Kabupaten Jepara, Pemkab Jepara meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menyediakan 50,9 Ton beras yang akan di bagikan kepada sekitar 11 ribu Nelayan yang tersebar di Pesisir Jepara.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut bekerjasama dengan PLTU Tanjung Jati B Desa Tubanan dengan 14,7 ton beras dan 35,65 ton beras cadangan Pemkab Jepara

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jepara Diyar Susanto menyampaikan bahwa pembagian beras untuk Nelayan tersebut sudah dimulai sejak Sabtu (3/3/2023)

“Bantun beras tersebut seluruhnya akan kita distribusikan kepada nelayan yang saat ini tidak dapat melaut,” ujar Diyar Susanto.

Menurut catatan, ada sekitar 11 ribu nelayan di Jepara yang akan menerima bantuan beras paceklik ini. Memang bantuan beras ini diharapkan bisa membantu nelayan yang saat ini tidak bisa melaut karena gelombang tinggi.

Dengan jumlah sebanyak itu, setiap nelayan akan mendapatkan bantuan beras sekitar 4 hingga 5 kilogram setiap Kepala Keluarga (KK). Saat ini bantuan beras sudah mulai di distribusikan

“Beras yang ada nanti semuanya dibagi untuk nelayan,” katanya. (HR/Moeria)

Post a Comment