Hadirkan Dewa19 Sebagai Upaya Membranding Kabupaten Pati
Moeria - Pati.Sukses menggelar event Gayeng Festival pada bulan maret 2023, pihak promoters berencana menggelar kembali event Gayeng Festival season 2 pada bulan September 2023.
Gayeng Festival sendiri merupakan festival musik tahunan besutan dari DGB Event atau PT DGB Indonesia Festival.
Gayeng Festival identik dengan eventnya orang pantura karena festival ini hanya bisa dijumpai di Kabupaten Pati saja. Sehingga akan menjadi ikonik dan identitas event di kota berjuluk Bumi Mina Tani.
Hilal selaku CEO DGB Event menuturkan bahwa Gayeng Festival merupakan mimpi besar yang harus diwujudkan sehingga mampu menarik simpatik investor retail untuk masuk ke Kabupaten Pati.
"Gayeng Festival kami buat untuk menunjukkan bahwa Kabupaten Pati ini bisa menjadi kota tujuan event Nasional. Dan tentunya kalau sebuah daerah ada event-event besar, selain menaikkan lifestyle anak mudanya juga bisa menjadi penilaian investor untuk masuk membangun industri di Pati," ujarnya.
Pada bulan maret lalu, Gayeng Festival mampu menarik 10.000 lebih mata dari berbagai daerah dengan mengundang artis Denny Caknan dan Guyon Waton. Bukan hanya konser musik saja, tetapi ada aktivitas lain seperti E-sports Championship dan Bazar UMKM.
"Saya pernah buat event di Semarang itu yang beli tiket rata-rata orang Pati, nah atas hasil data tersebut saya dan tim mencoba untuk bikin sesuatu yang gak kalah dengan kota besar lain. Hasilnya amazing, meskipun harga tiket setara dengan Semarang tapi antusiasnya juga luar biasa," terangnya.
Lebih lanjut, Hilal membocorkan perencanaan event dan konsep yang akan diusung dalam Gayeng Festival Season 2. Event ini akan diselenggarakan pada tanggal 16 September 2023.
"Gayeng Festival season 2 kami create lebih meriah dan spektakuler dari yang sebelumnya. Boleh dikatakan event ini akan mencetak sejarah karena artis yang kami bawa belum pernah tampil di Pati. DGB Event yang akan mewujudkannya," katanya.
Gayeng Festival season 2 mengusung tema Night of 1000 Stars atau malam seribu bintang dengan menghadirkan band legendaris Indonesia yaitu Dewa19.
Dilansir dari akun Instagram @gayengfest, Dewa19 akan tampil bersama Ari Lasso, Virzha dan Ello. Selain itu akan ada penampilan spesial dari The Lucky Laki.
Ketika ditanya perihal alasan mendatangkan Dewa19, Hilal menjelaskan bahwa timnya DGB Event ingin menunjukkan bahwa Pati sebagai salah satu kota yang layak event nasional melalui branding kuat yang dimiliki Dewa19.
"Biar anak muda Pati bisa menikmati event nasional di kotanya sendiri, karena selama ini anak muda Pati kalau mau nonton konser musik harus ke Solo atau Semarang," ujarnya.
Penolakan Penggunaan Lapangan Stadion Untuk Konser
Ramai dibicarakan netizen terkait rencana penggunaan lapangan dalam Stadion Joyokusumo untuk konser Dewa19. Padahal pihak promoters DGB Event belum mengeluarkan press release resmi venue mana yang akan digunakan.
"Kami belum merilis venue tapi sudah ada reaksi besar penolakan dari supporter salah satu klub bola di Pati. Karena pikirnya mungkin kami akan menggunakan lapangan dalam seperti konser Dewa19 di kota besar. Kami juga sudah punya kajian sendiri titik lokasi mana yang akan digunakan," ujarnya.
"Harusnya kan gini kalau seumpama kita mau gunakan lapangan di dalam stadion, kita ajukan dulu permohonan venue terus pemerintah daerah melakukan kajian tingkat kerusakan fasilitas paska event, baru ada reaksi penolakan. Sedangkan ini kami belum merilis apa-apa karena eventnya masih lama," terangnya.
Di Jakarta, konser Dewa19 digelar di Jakarta International Stadium yang dihadiri lebih dari 60.000 penonton. Hasilnya, setelah event tidak ada kerusakan yang parah karena sebelumnya rumput telah dilapisi Amor Deck Grass Cover.
Amor Deck dirancang khusus dengan permukaan yang memiliki pori-pori sehingga sirkulasi udara tetap terjaga. Amor Deck mampu menopang beban sebesar 600kg hingga 900kg per meter persegi.
"Memang Pati ini masih kurang banyak alternatif venue untuk penyelenggaraan event. Coba kalau ada venue yang bervariasi mulai dari area terbuka dan hall auditorium, saya sakin Pati akan semakin maju. Karena pendapatan daerah dari sewa venue meningkat, UMKM pendapatannya juga meningkat, sektor Pariwisata juga akan ikut terangkat," tutupnya.
Post a Comment